Cari Blog Ini

Memuat...

Fish

Selasa, 19 Oktober 2010

Senin, 26 Juli 2010

Morse

Ada banyak cara untuk cepat menghafalkan sandi morse yang sudah diperkenalkan. Namun kali ini penulis akan coba menawarkan sebuah cara yang menurut penulis mudah sekali untuk menghafalkan sandi morse dengan cepat.
Bagaimana cara yang mudah untuk mengahafalkan sandi morse yaitu dengan mengubah tanda sandi morse tersebut menjadi kata-kata yang tentunya mudah dihafalkan. Dalam contoh berikut kita akan mengubah tanda “-” (strip) pada sandi morse dengan lafal huruf vokal O. Sedangkan tanda “.” (titik) pada sandi morse diganti dengan lafal huruf vokal lain (selain huruf O).
Contoh:
Misalnya huruf “D” pada sandi morse dilambangkan dengan “-..” (strip-titik-titik). Kita pilih kata yang suku katanya terdiri dari vokal O – bukan O – bukan O, misalnya kita pilih kata DOMINAN. DO memiliki vokal O jadi mewakili tanda “-” (strip) pada sandi morse. MI dan NAN memiliki vokal I dan A (bukan O) mewakili tanda “.” dan “.” (titik-titik).
Contoh lain misalnya huruf “U” pada sandi morse dilambangkan “..-” (titik-titik-strip). Kita pilih kata yang terdiri dari vokal bukan O – bukan O – vokal O, misalnya kita pilih kata UNESCO. Suku kata U dan NES memiliki vokal U dan E (bukan O) mewakili tanda “.” dan “.”. Sedang suku kata CO memiliki vokal O mewakili tanda “-” (strip).Berikut contoh kata-kata yang melambangkan setiap huruf pada sandi morse, para pembaca dapat mengganti kata-kata asal tetap mewakili huruf pada sandi morse sesuai aturan di atas.
A : ANO            . -
B : BONAPARTE        - . . .
C : COBA COBA        - . – .
D : DOMINAN        - . .
E : EGG            .
F : FATHER JOHAN    . . – .
G : GOLONGAN        - – .
H : HIMALAYA       . . . .
I : ISLAM        . .
J : JAGO LORO         . – - -
K : KOMANDO        - . -
L : LEMONADE        . – . .
M : MOTOR        - -
N : NOTES        - .
O : OTOMO        - – -
P : PERTOLONGAN    . – - .
Q : QOMOKARO    - – . -
R : RASOHE        . – .
S : SAHARA        . . .
T : TONG        -
U : UNESCO        . . -
V : VERSIKARO        . . . -
W : WINOTO        . – -
X : XOXENDERO        - . . -
Y : YOSIMOTO        - . – -
Z : ZOROASTER        - – . . 

Atau dengan menggunakan konsep AUVW NDBG EISH TMOCH FRLP QKYX JCZ
A .- N -.
U ..- D -..
V …- B -…
W .– G –.
E . T -
I .. M –
S … O —
H …. CH —-
F ..-. Q –.-
R .-. K-.-
L .-.. Y -.–
P .–. X -..-
J .—
C -.-.
Z –..
konsepnya tinggal hafalin urutan huruf, yang kiri berbanding terbalik sama kanan. kalo kiri titik kanan jadi strip.
Itu sedikit trik untuk menghafal sandi morse, semoga bermanfaat bagi kakak-kakak pembina dan atau adik-adik Pramuka semua. Terimakasih

Semaphore

Semaphore adalah suatu cara untuk mengirim dan menerima berita dengan menggunakan 2 bendera, dimana masing-masing bendera tersebut berukuran 45 cm x 45 cm. Sedangkan warna yang sering dipergunakan adalah merah dan kuning dengan warna merah selalu berada dekat tangkainya.

bendera semaphore

Berikut ini adalah bentuk-bentuk semaphore




 

 

TRIK MUDAH BELAJAR SEMAPHORE

Trik Mudah Kuasai Semaphore PDF Print E-mail
Sebenarnya ada berbagai macam cara untuk dapat menguasai isyarat semaphore dengan cepat dan mudah.
Berikut ini adalah salah satunya, dengan model Jarum Jam, tinggal mengingat angka dan hurufnya. Selamat mencoba……….
Image

JALAN MENUJU PRAMUKA GARUDA

JALAN MENUJU PRAMUKA GARUDA


Pramuka Garuda adalah sebutan untuk pencapaian tingkat tertinggi dalam kecakapan untuk setiap golongan peserta didik dalam Pramuka. Ketentuan mengenai penyelenggaraan Pramuka Garuda diatur dalam Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka nomor 101 tahun 1984. Memang aturan tersebut sudah cukup lama dan belum pernah ditinjau kembali, untuk itu Kwarnas Gerakan Pramuka perlu untuk melakukan review terhadap aturan tersebut. Peninjauan kembali itu diperlukan dalam menyempurnakan aturan guna penyesuaian dengan perkembangan gerakan Pramuka akhir-akhir ini. Bagaimanakah perubahan yang hendak dilakukan oleh Kwarnas, berikut artikel yang ditulis oleh Ka Kwarnas Gerakan Pramuka, Kak Prof. dr. Azrul Azwar, M.PH. yang dimuat di situs pramuka.or.id.
PENDAHULUAN
Sebagaimana yang berlaku pada pelbagai jalur pendidikan lainnya, pendidikan kepramukaan yang termasuk dalam jalur pendidikan non-formal, sangat menghargai prestasi yang dicapai oleh peserta didik. Ada empat golongan peserta didik yang terdapat dalam pendidikan kepramukaann yakni peserta didik siaga (7-10 tahun), penggalang (11-15 tahun), penegak (16-20 tahun) serta pendega (21-25 tahun).  Kepada setiap peserta didik dari setiap golongan yang diniilai berprestasi diberikan penghargaan berupa tanda kecakapan
Pada saat ini  tanda kecakapan yang dimiliki oleh Gerakan Pramuka banyak macamnya.  Masing-masing tanda kecakapan tersebut memiliki nilai tersendiri yang secara akumulatif mencerminkan prestasi keseluruhan setiap peserta didik. Dari banyak tanda kecakapan yang dimiliki oleh Gerakan Pramuka pada saat ini, salah satu diantaranya disebut tanda kecakapan Pramuka Garuda. Pada saat ini tanda kecakapan Pramuka Garuda adalah tanda kecakapan tertinggi diantara pelbagai tanda kecakapan lainnya, yang diberikan kepada peserta didik dengan prestasi istimewa, yang disebut Pramuka Garuda.

PENGERTIAN
Pramuka Garuda adalah seorang pramuka yang karena prestasi yang dicapainya,  menjadi teladan bagi pramuka lain dan/ataupun generasi muda lain disekitarnya. Untuk dapat menjadi Pramuka Garuda, seorang peserta didik  harus memenuhi  sejumlah persyaratan serta memiliki tanda kecakapan Pramuka Garuda.  Adapun yang dimaksud dengan persyaratan disini ialah ketentuan yang harus dipenuhi oleh peserta didik  untuk memperoleh tanda kecakapan Pramuka Garuda,  sesuai dengan golongan usianya.
Sedang yang dimaksud dengan tanda kecakapan Pramuka Garuda adalah tanda kecakapan tertinggi yang diberikan kepada peserta didik  yang memenuhi syarat Pramuka Garuda. Sebagaimana pemberian pelbagai tanda kecakapan lainnya, pemberian tanda kecakapan Pramuka Garuda  sekali gus dimaksudkan pula sebagai alat ukur dalam menilai keberhasilan dalam menyelenggarakan proses pembelajaran, terutama dalam menerapkan prinsip dasar dan medoda kepramukaan
TUJUAN DAN SASARAN
SK Kwarnas No 101 tahun 1984 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Pramuka Garuda menyebutkan bahwa tujuan pemberian Tanda Pramuka Garuda adalah untuk merangsang dan mendorong para Pramuka agar senantiasa lebih bersungguh-sungguh dalam mengamalkan satya dan darma Pramuka serta melatih diri sehingga dapat menjadi teladan bagi anggota Gerakan Pramuka maupun anak-anak dan pemuda lain
Sedangkan sasaran pemberian Tanda Pramuka Garuda dibedakan atas tiga macam. Pertama menggiatkan setiap Pramuka untuk berusaha meningkatkan kecakapan dan keterampilan, sikap dan tindakannya, sehingga dapat mempersiapkan diri menjadi tenaga pembangunan bangsa dan negara. Kedua, mewujudkan usaha kegiatan pendidikan bagi para remaja untuk menerapkan prinsip dasar dan metodik pendidikan kepramukaan. Ketiga, menarik minat Pramuka, anak-anak dan pemuda lain agar mengikuti jejak Pramuka Garuda
PENGGOLONGAN
SK Kwarnas No 101 tahun 1984 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Pramuka Garuda membedakan Pramuka Garuda atas empat golongan yakni (1) Pramuka Garuda untuk Pramuka Siaga, (2) Pramuka Garuda untuk Pramuka Penggalang, (3) Pramuka Garuda untuk Pramuka Penegak, serta (4) Pramuka Garuda untuk Pramuka Pandega
Pada saat ini disesuaikan dengan perkembangan gerakan kepramukaan tingkat nasional maupun mancanegara, sedang disusun konsep Petunjuk Penyelenggaraan Pramuka Garuda yang baru,  yang membedakan Pramuka Garuda atas lima golongan. Kelima golongan tersebut adalah (1) Pramuka Garuda Hijau untuk Pramuka Siaga, (2) Pramuka Garuda Merah untuk Pramuka Penggalang, (3) Pramuka Garuda Kuning untuk Pramuka Penegak), (4) Pramuka Garuda  Perak untuk Pramuka Pandega, serta (5) Pramuka Garuda Emas untuk Pramuka yang telah berhasil meraih tiga Pramuka Garuda dalam tiga golongan yang berbeda
Di luar negeri, jumlah penggolongan dan penamaan Pramuka Garuda  agak berbeda.  Di Malaysia, Filipina, Korea dan Amerika Serikat  dikenal hanya satu golongan Pramuka Garuda yang disebut King Scout (Malaysia), Eagle Scout (Filipina dan Amerika Serikat), serta Tiger Scout (Korea),  yang diberikan kepada Pramuka Penggalang.  Sedangkan di Singapore dan Jepang dikenal dua golongan Pramuka Garuda yang disebut King Scout (Singapore) dan Fuji Scout (Jepang) yang diberikan kepada  Pramuka Penggalang dan Pramuka Pendega.
Untuk hasil yang optimal, perlulah  dipelajari pelbagai konsep yang saat ini ada, sedemikian rupa sehingga tidak menimbulkan salah interpretasi serta tidak sulit menerapkannya. Pertanyaan mendasar yang perlu dibahas, setidak-tidaknya mencakup tiga hal pokok yakni (1) Apakah setiap golongan perlu ada Pramuka Garuda?, (2) Apakah perlu dibedakan nama Pramuka Garuda untuk setiap golongan? Serta (3) Apakah perlu dibentuk penggolongan baru yakni Pramuka  Garuda Emas?
PERSYARATAN
SK Kwarnas No 101 tahun 1984 maupun draft SK Kwarnas yang baru tentang Petunjuk Penyelenggaran Pramuka Garuda, telah menetapkan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi untuk dapat menjadi seorang Pramuka Garuda. Persyaratan yang dimaksud dibedakan sesuai dengan penggolongan Pramuka Garuda yang dianut. Pada SK Kwarnas No 101 tahun 1984, persyaratan tersebut dibedakan atas 4 golongan. Sedangkan pada draft SK Kwarnas dibedakan atas 5 golongan.
Pelbagai persyaratan tersebut, termasuk persyaratan yang berlaku di luar negeri, perlu dipelajari sengan sebaik-baiknya, sehingga tidak nantinya sampai menimbulkan salah interpretasi serta tidak sulit melaksanakannya.
Hanya saja jika diperhatikan rumusan perbagai persyaratan yang saat ini ada, baik yang tercantum dalam SK Kwarnas No 101 tahun 1984, maupun dalam draft SK Kwarnas, disarankan kiranya rumusan dan pengelompokan persyaratan dapat lebih disempurnakan. Rumusan dan  pengelompokan persyaratan yang diusulkan seyogiyanya dapat mengikuti kebiasaan yang berlaku di lembaga pendidikan, yang inti pokoknya disusun berdasarkan kompetensi (competency based) yang penjabarannya dibedakan atas tiga ranah utama yakni :
Ranah Kognitif, yang menguraikan  tentang aspek pengetahuan yang harus dimiliki Pramuka Garuda. Ranah Afektif, yang menguraikan  tentang aspek sikap yang harus dimiliki Pramuka Garuda. Ranah Psikomotor, yang menguraikan  tentang aspek perilaku dan keterampilan yang harus dimiliki  Pramuka Garuda
HAK, KEWAJIBAN, PENILAIAN, PEMBERIAN, PEMAKAIAN DAN TANDA KECAKAPAN
SK Kwarnas No 101 tahun 1984 maupun draft SK Kwarnas yang baru tentang Petunjuk Penyelenggaran Pramuka Garuda, telah menetapkan sejumlah hak dan kewajiban Pramuka Garuda.  Adalah harapan bersama kiranya kedua rumusan tersebut dapat dipelajari dengan sebaik-baiknya, sehingga tidak nantinya sampai menimbulkan salah interpretasi serta tidak sulit melaksanakannya.  Khusus untuk rumusan kewajiban, disarankan kiranya pengelompokannya dapat disempurnakan, yakni mengikuti pengelompokan rumusan kewajiban yang tercantum dalam Trisatya Gerakan Pramuka,  yang untuk lengkapnya ditambah dengan satu kewajiban lain yakni kewajiban Pramuka Garuda terhadap Gerakan Pramuka. Rumusan dan pengelompokan kewajiban yang disarankan tersebut  adalah :
Kewajiban terhadap tuhan
Kewajiban terhadap negara
Kewajiban terhadap sesama
Kewajiban terhadap diri sendiri
Kewajiban terhadap Gerakan Pramuka
Sama halnya dengan hak dan kewajiban, SK Kwarnas No 101 tahun 1984 maupun draft SK Kwarnas yang baru tentang Petunjuk Penyelenggaran Pramuka Garuda, telah menetapkan pula tata cara penilaian, pemberian, pemakaian serta tanda kecakapan Pramuka Garuda.   Adalah harapan bersama kiranya semua rumusan tersebut dapat dipelajari dengan sebaik-baiknya, sehingga tidak nantinya sampai menimbulkan salah interpretasi serta tidak sulit melaksanakannya.
WADAH PRAMUKA GARUDA
Salah satu masalah yang banyak dibicarakan dalam kaitan Pramuka Garuda adalah tindak lanjut dari  keberadaan Pramuka Garuda tersebut. Pertanyaan pokok yang sering diajukan adalah bagaimana dapat memberdayakan  para Pramuka Garuda, sedemikian rupa sehingga potensi yang dimiliki dapat dimanfatkan  sebesar-besarnya bagi kemajuan Gerakan Pramuka.
Jawaban terhadap  pertanyaan ini adalah diperlukan tersedianya wadah khusus yang dapat menampung, mengorganisir, memberdayakan serta menyalurkan  potensi para Pramuka Garuda.  Untuk ini draft SK Kwarnas yang baru tentang Petunjuk Penyelenggaran Pramuka Garuda telah  menetapkan perlunya wadah Pramuka Garuda      dengan pengaturan sebagai berikut:
Nama dan Kedudukan

  • Pramuka Garuda Hijau dan Merah dihimpun dalam Persaudaraan Pramuka Garuda di tingkat Kwartir Cabang,

  • Pramuka Garuda Kuning dan Perak dihimpun dalam Persaudaraan Pramuka Garuda di tingkat Kwartir Daerah,

  • Pramuka Garuda Emas dihimpun dalam Persaudaraan Pramuka Garuda di tingkat Kwartir Nasional
Fungsi

  • Ajang silahturami sesama Pramuka Garuda,

  • Sarana pertukaran informasi dan berbagi pengalaman,

  • Membantu Kwartirnya dalam mengelola kegiatan program Peserta Didik,

  • Membantu Kwartirnya dalam meningkatkan jumlah dan mutu Pramuka Garuda
Status.

  • Wadah Persaudaraan Pramuka Garuda merupakan lembaga independen yang bukan merupakan Lembaga Kelengkapan Kwartir
Nama dan lambang.

  • Nama dan lambing Wadah Persaudaraan Pramuka Garuda ditentukan oleh anggota Persaudaraan Pramuka Garuda masing-masing
Hubungan internasional.

  • Wadah Persaudaraan Pramuka Garuda di tingkat Kwartir Nasional dapat menjalin hubungan dengan wadah yang serupa di tingkat Internasional
Memperhatikan rumusan yang tercantum dalam draft SK Kwarnas, agaknya perlu dipelajari pelbagai aspek yang dicantumkan, khususnya tentang status, nama dan lambing serta hubungan internasional, sedemikian rupa, sehingga tidak nantinya dikemudian hari  sampai menimbulkan permasalahan.
Khusus untuk hubungan internasional, pada saat ini di tingkat internasional memang telah terbentuk wadah persaudaraan Pramuka Garuda yang disebut dengan nama  Association of Top Aceivement Scout (ATAS). Asosiasi ini untuk tingkat Asia Pasifik pertama kali didirikan pada tahun 2004 di Brunei Darussalam. Pada saat ini ketuanya adalah Mr Simon Rhee dari Korea dan beberapa Pramuka Garuda dari Indonesia secara perseorangan telah terdaftar sebagai anggota ATAS.
PENUTUP
Pendidikan kepramukaan yang tujuan utamanya adalah untuk membentuk watak, keperibadian dan pekerti serta keterampilan generasi muda,  sangat menghargai prestasi yang dicapai oleh peserta didik. Penghargaan terhadap prestasi tersebut diberijkan dalam bentuk tanda kecakapan
Pada saat ini  tanda kecakapan yang dimiliki oleh Gerakan Pramuka banyak macamnya.  Salah satu diantaranya disebut tanda kecakapan Pramuka Garuda yang merupakan tanda kecakapan tertinggi, yang diberikan kepada peserta didik dengan prestasi istimewa, yang disebut Pramuka Garuda
KEPUSTAKAAN
Azrul Azwar: Revitalisasi Gerakan Pramuka, Kwarnas, Jakarta, 2008
Kwarnas: Anggaran dasar dan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka, Kwarnas, Jakarta 1999
Kwarnas: Petunjuk Penyelenggaran Gugusdepan Gerakan Pramuka, Kwarnas, Jakarta 2007
Kwarnas: Petunjuk Penyelenggaraan Pramuka Garuda

Senin, 25 Januari 2010

Macam-macam Pionering

MACAM-MACAM PIONERING


Ini adalah meja makan,
















Mading,bisa g ya buat
nya?















Menara pandang
Bangunan ini berfungsi untuk mengawasi sekitar area perkemahan,dan mengiri berita,
bahan yang di gunakan adalah bambu dan tali












Selasa, 19 Januari 2010

DAFTAR ISTILAH KEPRAMUKAAN

Salam Pramuka !!!

Daftar istilah dalam kepramukaan
adalah sebagai berikut:

A

IstilahPengertian
AdikPanggilan untuk Pramuka yang lebih muda usia/tingkatannya
Ambalan PenegakSatuan Pra-muka Penegak yang terdiri atas 4 – 5 sangga atau sekitar 40 orang penegak.
AndalanSebutan untuk pengurus Kwartir.
Andik(sing.) Anak Didik. Sebutan untuk peserta didik Pramuka.
ApelUpacara singkat. Biasaya untuk mengecek kesiapan anak buah.
Api unggunKegiatan dalam perkemahan dengan berkumpul di sekitar api untuk bergembira. Biasanya diawali dengan upacara penyalaan.

B

IstilahPengertian
BahariSaka Bahari; Pramuka cinta kelautan; Kepramukaan yang diselenggarakan bekerjasama dengan TNI Angkatan Laut, dengan penambahan ketrampilan khusus di bidang maritim dan kelautan.
Bakti HusadaSaka Bakti Husada; Pramuka cinta kesehatan. Kepramukaan yang diselenggarakan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dengan ketrampilan khusus di bidang medis dan kesehatan
Bantara(bhs) Pengawal; Tingkatan Pertama SKU Pramuka Penegak.
BantuTingkatan kedua SKU Siaga.
Barung(bhs) Tempat penjaga ramuan bangunan; Satuan terkecil Pramuka siaga yang terdiri atas 5 – 10 orang.
BhayangkaraSaka Bhayangkara ; Pramuka cinta ketertiban; Kepramukaan yang diselenggarakan bekerjasama dengan Kepolisian RI dengan penambahan ketrampilan khusus bidang ketertiban masyarakat
Brownie(inggris) Siaga putri.
BucikSebutan untuk Pembantu Pembina Siaga Putri
BundaSebutan untuk Pembina Siaga Putri

C

IstilahPengertian
CandradimukaNama Lembaga Pendidikan Kader Pramuka Tingkat Nasioanal (Lemdikanas).
CandrabirawaNama Lemdikada Jawa Tengah
Crew(inggris) Ambalan
Cub(inggris) Siaga Putra
Cubmaster(inggris) Pembina Pramuka Siaga Putra.

D

IstilahPengertian
DSingkatan atau kode untuk Pramuka Pandega.
Dasa DharmaKetentuan Moral untuk Pramuka Penggalang, Penegak, Pandega dan anggota dewasa.
Dewan Ambalan; Dewan Ambalan PenegakOrganisasi dalam Ambalan Penegak yang beranggotakan Pimpinan Sangga dan Wapinsa yang bertugas mengatur kegiatan dalam Ambalan tersebut. Dewan Ambalan dipimpin oleh seorang Pratama.
Dewan KerjaOrganisasi/badan otonom kwartir dengan anggota para Penegak dan Pandega yang bertugas membantu kwartir terutama dalam mengelola Pramuka Penegak dan Pandega.
Dewan PenggalangOrganisasi dalam Pasukan Penggalang yang berang-gotakan pinru dan wapinru yang bertugas mengatur kegiatan dalam pasukan itu.
Dewan SakaOrganisasi dalam Saka, beranggotakan pimpinan krida dan wakilnya, bertugas mengatur kegiatan saka.
Dianpinru(sing.) Penggladian Pimpinan Regu; Pemberian materi kepada Pinru yang diharapkan Pinru tersebut dapat menularkan kepada teman-temannya.
DKC(singk.) Dewan Kerja Cabang; Dewan Kerja di tingkat Kwartir Cabang (Kabupaten)
DKD(sing.) Dewan Kerja Daerah; Dewan Kerja di tingkat Kwartir Daerah (Provinsi).
DKN(sing.) Dewan Kerja Nasional; Dewan Kerja di tingkat Kwartir Nasional.
DKR(sing.) Dewan Kerja Ranting; Dewan Kerja di tingkat Kwartir Ranting (Kecamatan).
Dwi DharmaKetentuan Moral untuk Pramuka Siaga.
Dwi SatyaSatya (Janji) untuk Siaga.

E

IstilahPengertian
ETK(Sing.) Estafet Tunas Kelapa; Salah satu tradisi Gerakan Pramuka guna memperingati HUTnya, melakukan perjalanan kaki berestafet (bergantian) melalui rute yang telah ditentukan.

G

IstilahPengertian
GKode atau singkatan untuk Penggalang
Gang(inggris) Sangga
Gladi TangguhKegiatan di alam bebas yang bertujuan menguji ketrampilan peserta didik.
Group(inggris) Gugusdepan / Gudep
Guide(inggris) Penggalang Putri
Guider(inggris) Pembina Pramuka Penggalang Putri
Gudep(sing.) Gugusdepan; Pangkalan keanggotaan bagi peserta didik pramuka dan anggota dewasa serta wadah pembinaan bagi peserta didik.

I

IstilahPengertian
InstrukturOrang dengan ketrampilan di bidang tertentu yang ikut membantu di Kepramukaan, biasanya di dalam lingkungan Satuan karya.
Instruktur MudaInstruktur yang masih berusia muda; Penegak/Pandega yang ikut membantu membina di golongan bawahnya (Penegak pada Penggalang)

J

IstilahPengertian
JamborePertemuan Penggalang; Perkemahan Besar Pramuka Penggalang
Jamcab(sing.) Jambore Cabang. Jambore di tingkat Kwartir Cabang (Kabupaten)
Jamda(sing.) Jambore Daerah. Jambore di tingkat Kwartir Daerah (Provinsi)
Jamnas(sing.) Jambore Nasional. Jambore di tingkat Kwartir Nasional.
Jamran(sing.) Jambore Ranting) Jambore di tingkat Kwartir Ranting (Kecamatan)

K

IstilahPengertian
KabaretTopi Pramuka Putra;
KakakSebutan / panggilan untuk pembina Penggalang, Penegak, Pandega dan anggota Pramuka Dewasa lainnya.
Kemah SafariKemah berpindah tempat.
KeraniSekretaris (biasanya dalam lingkungan Dewan Kerja / Dewan Ambalan / Dewan Penggalang / Dewan Saka)
KIMPermainan dengan panca indera.
KMD(sing.) Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar.
KML(sing) Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan.
KompasAlat untuk menentukan Arah mata angin.
Korsa(sing.) Kordinator Desa, di bawah Kwarran.
KPD(sing.) Kursus Pelatih Pembina Pramuka Tingkat Dasar.
KPL(sing.) Kursus Pelatih Pembina Pramuka Tingkat Lanjutan.
KridaSatuan terkecil dalam saka yang terdiri atas 5 – 10 orang yang mengkhususkan diri mempelajari ketrampilan tertentu.
KurveyJaga tenda secara bergantian.
Kwarcab(sing.) Kwartir Cabang; Kwartir ditingkat Cabang / Kabupaten / Kota. Di bawah Kwarda.
KwarcariPengurus harian Kwartir.
Kwarda(sing.) Kwartir Daerah; Kwartir ditingkat Provinsi, di bawah Kwarnas.
Kwarnas(sing) Kwartir Nasional; Kwartir ditingkat Nasional / Pusat
Kwarran(sing.) Kwartir Ranting; Kwartir ditingkat Ranting/Kecamatan. Di bawah Kwarcab.
KwartirOrganisasi Eksekutif (pelaksana) yang bertugas mengatur dan mengelola kegiatan kepramukaan (pusat pengendali Gerakan Pramuka) yang beranggotakan para Andalan.

L

IstilahPengertian
LaksanaTingkatan kedua dalam SKU Pramuka Penegak.
Lemdikacab(sing.) Lembaga Pendidikan Kader Gerakan Pramuka Tingkat Cabang (Kabupaten)
Lemdikada(sing.) Lembaga Pendidikan Kader Gerakan Pramuka Tingkat Daerah (Provinsi)
Lemdikanas(sing.) Lembaga Pendidikan Kader Gerakan Pramuka Tingkat Nasional.
LT(Sing.) Lomba Tingkat; Pertemuan Pramuka Penggalang dalam bentuk perlombaan baik beregu maupun perorangan tetapi atas nama regu. Terdiri atas LT I, LT II, LT III, LT IV dan LT V.

M

IstilahPengertian
Mabi(sing.) Majlis Pembimbing; Organisasi dari unsur Pemerintah dan masyarakat guna mengatur bimbingan dan bantuan pada Gerakan Pramuka.
Mabicab(sing.) Majlis Pembimbing Cabang; Mabi ditingkat Cabang/Kabupaten.
Mabida(sing.) Majlis Pembimbing Daerah; Mabi ditingkat Daerah/Provinsi.
Mabigus(sing.) Majlis Pembimbing Gugusdepan. Mabi ditingkat Gudep.
Mabinas(sing.) Majlis Pembimbing Nasional; Mabi ditingkat Nasional/Pusat.
Mabiran(sing.) Majlis Pembimbing Ranting; Mabi ditingkat Ranting/Kecamatan.
Madya(bhs) Tengah; Tingkatan kedua TKK Penggalang, Penegak dan Pandega.
MCK(sing.) Mandi Cuci Kakus; Kamar Mandi dan WC.
Mugus(sing.) Musyawarah Gugusdepan. Merupakan kekuasaan tertinggi dalam Gudep. Dilaksanakan 3 tahun sekali.
Munas(sing.) Musyawarah Nasional. Merupakan kekuasaan tertinggi dalam Gerakan Pramuka, dilaksanakan 5 tahun sekali.
MulaTingkatan pertama SKU Siaga.
ManggarBunga Kelapa; Sebutan untuk TKU Penggalang.
MapingPemetaan; terdiri atas Peta Pita, Peta Perjalanan, Peta Lokasi.
Muscab(sing.) Musyawarah Cabang. Merupakan kekuasaan tertinggi di Kwartir Cabang Gerakan Pramuka. Dilaksanakan 5 tahun sekali.
Musda(sing.) Musyawarah Daerah. Merupakan kekuasaan tertinggi di Kwarda Gerakan Pramuka. Dilaksanakan 5 tahun sekali.
Muspanitra(sing.) Musyawarah Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Putri Putra. Salah satu agendanya adalah laporan pertanggungjawaban Dewan Kerja dan pemilihan Dewan Kerja yang baru. Muspanitra dilaksanakan diKwartir Ranting hingga Kwartir Nasional.
Musran(sing.) Musyawarah Ranting. Merupakan kekuasaan tertinggi dalam Kwarran. Dilaksanakan 3 tahun sekali.
MWT(sing.) Memanfaatkan Waktu Terluang; Istirahat; Biasa digunakan dalam kegiatan-kegiatan kepramukaan seperti kemah, Muspanitra, Raimuna dll.

P

IstilahPengertian
Pack(inggris) Perindukan Siaga.
Padvindersebutan untuk Pramuka pada masa penjajahan Belanja.
Pakciksebutan atau panggilan untuk Pembantu Pembina Siaga Putra.
Pamong SakaPembina Saka
PandegaPramuka usia 21-25 tahun.
PanduSebutan untuk Pramuka sebelum tahun 1961, yang dicetuskan oleh KH. Agus Salim setelah Belanda melarang kata Padvinder digunakan oleh organisasi kepramukaan pribumi.
PanoramaSketsa Pemandangan; salah satu materi kepramukaan yaiti dengan menggambar suatu kondisi geografis suatu medan dalam bentuk gambar sketsa.
Pasukan(bhs) Tempat suku berkumpul; Satuan Pramuka Penggalang yang terdiri atas 40 orang atau 4-5 regu.
Patrol(inggris) Regu.
PenegakAnggota Gerakan Pramuka yang usia 16-20 tahun.
PenggalangPramuka usia 11-15 tahun.
Pembantu PembinaSebutan untuk para pembantu Pembina dalam mendidik Kepramukaan.
PembinaSebutan untuk Pendidik dalam Gerakan Pramuka.
Pembina GudepPengelola Gugusdepan yang dipilih dalam Musyawarah gugusdepan.
Pembina SatuanPembina yang mendidik sesuai dengan golongan usia didik (Siaga / Penggalang dll); Pembina dalam satuan Pramuka (Perindukan / Pasukan / Ambalan / Racana)
Perindukan Siaga(bhs) tempat berkumpul anak cucu; Satuan Pramuka Siaga yang terdiri atas 40 orang atau 4-5 barung.
Persabhara(sing.) Perkemahan Saka Bhayangkara.
Pesta SiagaPertemuan Pramuka Siaga dalam bentuk perlombaan yang bersifat mendidik dan menyenangkan.
Pesta KaryaPertemuan anggota Saka dalam bentuk kegiatan bersama.
Pinsa(sing.) Pimpinan Sangga.
Pinru(sing.) Pimpinan Regu.
Pinrung(sing.) Pimpinan Barung
Pionering(bhs) Keperintisan; Bangunan darurat.
Pita LeherSecarik kain/pita merah putih yang diikatkan melingkar(leher) di kerah baju Pramuka putri.
Pradana(sing.) Pemimpin Sangga Utama; Ketua Dewan Ambalan Penegak; Ketua Dewan Saka.
Pramuka(sing.) Praja Muda Karana yang berarti Rakyat Muda yang suka Bekerja, Sebutan untuk anggota Gerakan Pramuka.
Pramuka UtamaPramuka tertinggi; di jabat oleh Presiden RI
Pratama(sing.) Pemimpin Regu Utama; Ketua Dewan Pasukan Penggalang].
PW(sing.) Perkemahan Wirakarya; Kemah Bakti.
Purwa(bhs) rendah; Tingkatan pertama SKK Penggalang, Penegak dan Pandega.

R

IstilahPengertian
Racana Penegak(bhs) Pondasi; Satuan Pramuka Pandega yang terdiri atas 40 orang.
Raicab(sing.) Raimuna Cabang
Raida(sing.) Raimuna Daerah.
Rainas(sing.) Raimuna Nasional.
RaimunaPertemuan Penegak; Perkemahan Besar Pramuka Penegak.
Rairan(sing.) Raimuna Ranting.
RakitTingkatan Kedua SKU Penggalang.
RamuTingkatan pertama SKU Penggalang.
Ranger(inggris) Pramuka Penegak Putri.
Regu(bhs) gardu/tempat ronda; Satuan terkecil Pramuka Penggalang
Rover(inggris) Pramuka Penegak Putra.

S

IstilahPengertian
Saka(sing.) Satuan Karya Pramuka; Kepramukaan yang memberikan bekal pengetahuan dan ketrampilan dalam bidang kejuruan (khusus) yang pelaksanaanya atas kerjasama antara Gerakan Pramuka dengan Badan / instansi lain.
SandiHuruf rahasia. Salah satu materi kepramukaan tentang cara membaca suatu berita dengan menggunakan kode-kode penulisan tertentu.
Sangga(bhs) Gubug; Satuan terkecil Pramuka Penegak yang terdiri atas 5 – 10 orang, dipimpin oleh seorang Pinsa.
Sangga KerjaSangga yang dibentuk atas suatu tugas atau pekerjaan tertentu; Panitia Kegiatan.
SAR(sing.) Search and Rescue; Cari dan selamatkan; Salah satu krida dalam Saka Bhayangkara.
Setangan LeherKacu/Kain berwarna merah putih yang dikenakan di leher Pramuka putra;
Scout(inggris) Pramuka Penggalang Putra
Scouter(inggris) Pembina Pramuka Penggalang Putra.
SiagaAnggota Gerakan Pramuka yang berusia 7-10 tahun.
Sistem AmongMetode kepemimpinan yang digagas oleh Ki Hajar Dewantoro, menurut metode itu, seorang pemimpin harus berpegang pada berprinsip; Ing Ngarso sung tuladha (Di depan memberi contoh), Ing madya mangun karsa (di tengah membangun kehendak) dan Tut wuri handayani (di belakang memberikan dorongan)
Six(inggris) Barung.
SKK(sing.) Syarat-syarat Kecakapan Khusus; Syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan TKK.
SKU(sing.) Syarat-syarat Kecakapan Umum; syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan TKU.
SulungPemimpin Barung Utama; Pemimpin Perindukan siaga.
SurveyMelihat dari dekat; melihat lokasi sebelum dijadikan tempat kegiatan.
SurvivalKemampuan untuk bertahan hidup dengan mengatasi berbagai rintangan dan cobaan.

] T

IstilahPengertian
TSingkatan atau kode untuk Pramuka Penegak.
TAKANAS(sing.) Pesta Karya Nasional.
TAKADA(sing.) Pesta Karya daerah.
TAKACAB(sing.) Pesta Karya Cabang.
TAKARAN(sing.) Pesta Karya Ranting.
TataTingkatan ketiga SKU Pramuka siaga
Tekpram(sing.) Teknik Kepramukaan, seperti tali temali, semaphore, maping dll.
TerapTingkatan ketiga SKU Penggalang.
TetampanSelendang/selempang yang dipasangi TKK dikenakan pada seragam Pramuka.
Tigor(sing.) Tanda Ikut gotong royong. Biasanya berbentuk lencana atau mendali.
Tiska(sing.) Tanda Ikut Serta Kegiatan. Diberikan setelah mengikuti suatu kegiatan. Biasanya berbentuk mendali atau lencana yang dikenakan di baju Pramuka sampai batas waktu tertentu.
TKK(sing.) Tanda Kecakapan Khusus; Tanda yang didapat setelah menyelesaikan SKK.
TKU(sing.) Tanda Kecakapan Umum; Tanda yang didapat setelah menyelesaikan SKU.
TopografiTanda medan pada peta; tanda-tanda pada peta yang menunjukkan keadaan sebenarnya.
TrisatyaJanji (satya) untuk Pramuka Penggalang, Penegak, Pandega dan Pramuka dewasa. Trisatya Penggalang berbeda dengan Trisatya untuk Pramuka lainnya.
Troop(inggris) Pasukan Penggalang.
Turba(sing.) Turun Bawah; Melihat/ memantau kegiatan bawahan / anak buah.

U

IstilahPengertian
Ulang JanjiTradisi dalam Gerakan Pramuka dimana setiap malam HUT nya mengadakan pengucapan kembali Trisatya. Ulang Janji hanya untuk Pramuka Penegak, Pandega dan anggota dewasa.
UtamaTingkatan ketiga TKK Penggalang, Penegak dan Pandega.

W

IstilahPengertian
WAGGGS(sing.) World Associations of Girl Guides and Girl Scouts; Organisasi Pramuka Putri se-Dunia.
Wide GamePermainan Besar; Kegiatan bersifat permainan edukatif yang dilaksanakan secara masal.
WOSM(sing.) World Organization of Scout Movement; Organisasi Pramuka Putra se-Dunia.

TANDA KECAKAPAN KHUSUS

Tanda Kecakapan Khusus



Selempang


Salam Pramuka !!!

Dalam kepramukaan, Tanda Kecakapan Khusus (TKK) adalah tanda yang diberikan kepada peserta didik sebagai bentuk apresiasi atas kemampuan seorang peserta didik dalam suatu bidang tertentu. TKK bersifat opsional bagi peserta didik, sehingga seorang peserta didik dapat memiliki TKK yang berbeda dari peserta didik lain. TKK jumlahnya saat ini mencapai puluhan, dan kemungkinan akan ditambah seiring dengan kemajuan teknologi.

Untuk memperoleh suatu TKK, seorang Pramuka harus mampu menyelesaikan Syarat-syarat Kecakapan Khusus dalam bidang tersebut.


Pemasangan TKK

TKK dipasang di lengan sebelah kanan baju seragam, dengan dua pilihan pemasangan, yaitu

  • Melintang, dua jari dibawah lambang Kwartir Daerah/diatas jahitan bawah lengan, atau
  • Melingkari lambang Kwartir Daerah dengan komposisi dua buah disebelah kanan lambang Kwartir Daerah, dua buah disebelah kiri lambang Kwartir Daerah, dan satu buah dibawah lambang Kwartir Daerah.

Jumlah TKK yang dapat dikenakan di baju seragam, paling banyak adalah lima buah. Jika memiliki TKK lebih dari lima buah, maka seorang Pramuka harus mengenakannya di selempang atau tetampan.

Pengenaan Selempang

Selempang (disebut juga tetampan) secara umum hanya dikenakan pada saat upacara resmi, pelantikan, dan momen penting lainnya. Pada kegiatan-kegiatan biasa atau pada saat latihan rutin biasa, selempang tidak perlu digunakan. Selempang dipasang mengarah dari kanan atas ke kiri bawah.

Pembagian TKK

Tanda Kecakapan Khusus di semua tingkatan peserta didik (penggalang, penegak dan pandega), kecuali siaga, dibagi dalam lima golongan bidang kecakapan dan memiliki tiga tingkatan.

Golongan Bidang TKK

Lima golongan TKK tersebut ditandai dengan warna dasar TKK yang berbeda, dan digolongkan menjadi:


TKK Bidang Kesehatan dan Ketangkasan dengan warna dasar putih, meliputi:

  1. TKK Gerak Jalan
  2. TKK Pengamat
  3. TKK Penyelidik
  4. TKK Perenang
  5. TKK Juru Layar
  6. TKK Juru Selam
  7. TKK Pendayung
  8. TKK Ski Air
  9. TKK Pencak Silat
  10. TKK Posyandu/TKK Keluarga Berencana


TKK Bidang Agama, Mental, Moral, Spiritual, Pembentukan Pribadi, dan Watak dengan warna dasar kuning, meliputi:

  1. TKK Sholat
  2. TKK Khatib
  3. TKK Qori
  4. TKK Muadzin
  5. TKK Penabung
  6. TKK Doa
  7. TKK Gereja
  8. TKK Pelayanan
  9. TKK Saksi Kristus
  10. TKK Terang Alkitab
  11. TKK Suluh Gereja
  12. TKK Bhakti
  13. TKK Dharmapala
  14. TKK Wicaksana
  15. TKK Dana Punia
  16. TKK Bhakti
  17. TKK Pendididkan KB

dan lain-lain


TKK Bidang Keterampilan Teknik Pembangunan dengan warna dasar hijau, meliputi:

  1. TKK Penjilid Buku
  2. TKK Juru Potret
  3. TKK Juru Kulit
  4. TKK Juru Logam
  5. TKK Penenun
  6. TKK Penangkap Ikan
  7. TKK Juru Kebun
  8. TKK Peternak Ulat Sutera
  9. TKK Peternak Lebah
  10. TKK Peternak Kelinci
  11. TKK Filateli
  12. TKK Pengumpul Lencana
  13. TKK Pengumpul Mata Uang
  14. TKK Pengumpul Tanaman Kering
  15. TKK Pengumpul Tanaman Hidup
  16. TKK Juru Masak
  17. TKK Pecinta Dirgantara
  18. TKK Pembuat Pesawat Model
  19. TKK Pengenal Cuaca
  20. TKK Komunikasi
  21. TKK Penjelajah
  22. TKK Juru Peta
  23. TKK Juru Navigasi Laut
  24. TKK Juru Isyarat Bendera
  25. TKK Pelaut
  26. TKK Pengembara
  27. TKK Petani Padi
  28. TKK Penanam Tanaman Hias
  29. TKK Petani Cabai
  30. TKK Juru Bambu
  31. TKK Juru Anyam
  32. TKK Juru Kayu
  33. TKK Juru Batu
  34. TKK Peternak Itik
  35. TKK Peternak Ayam
  36. TKK Peternak Sapi
  37. TKK Peternak Merpati
  38. TKK Pengumpul
  39. TKK Pengumpul Benda
  40. TKK Pengumpul Hewan
  41. TKK Juru Semboyan
  42. TKK Penjahit
  43. TKK Pengendara Sepeda
  44. TKK Juru Konstruksi Pesawat Udara
  45. TKK Juru Mesin Pesawat Udara
  46. TKK Juru Navigasi Udara
  47. TKK Juru Evakuasi Mesin
  48. TKK Pengenal Pesawat Udara
  49. TKK Juru Isyarat Elektronika
  50. TKK Juru Isyarat Optika
  51. TKK Perencana Kapal
  52. TKK Perahu Motor
  53. TKK Berkemah
  54. TKK Petani Bawang
  55. TKK Petani Tanaman Jalar
  56. TKK Peternak Belut
  57. TKK Peternak Lele
  58. TKK Statistika Keluarga Berencana
  59. TKK Pengatur Ruangan
  60. TKK Pengatur Rumah
  61. TKK Pengatur Meja Makan

TKK Bidang Sosial, Perikemanusiaan, Gotong Royong, Ketertiban, Masyarakat, Perdamaian Dunia, dan Lingkungan Hidup dengan warna dasar biru, meliputi:

  1. TKK Pemadam Kebakaran
  2. TKK Pengatur Lalu Lintas
  3. TKK Pengamanan Lingkungan
  4. TKK Penunjuk Jalan
  5. TKK Juru Bahasa
  6. TKK Juru Penerang
  7. TKK Korespondensi
  8. TKK Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan
  9. TKK Penyuluh Padi
  10. TKK Keadaan Darurat Udara
  11. TKK Keadaan Darurat Laut
  12. TKK Pembantu Ibu
  13. TKK Pengasuh Anak
  14. TKK Penerima Tamu
  15. TKK Pendaki Gunung
  16. TKK Juru Ukur
  17. TKK Kependudukan
  18. TKK Pendataan Keluarga Berencana
  19. TKK Kesejahteraan Keluarga

TKK Bidang Patriotisme dan Seni Budaya dengan warna dasar merah, meliputi:

  1. TKK Dirigen
  2. TKK Penyanyi
  3. TKK Pelukis
  4. TKK Juru Gambar
  5. TKK Pengarang
  6. TKK Pembaca


Tingkatan TKK

Tingkatan TKK dalam Gerakan Pramuka dibagi menjadi tiga. Untuk mencapai tingkatan selanjutnya, seorang Pramuka harus memenuhi syarat yang ditentukan dalam Syarat Kecakapan Khusus (SKK). Setiap tingkatan SKK yang lebih tinggi akan berbeda persyaratannya dengan SKK yang memiliki tingkatan lebih rendah walaupun untuk TKK yang sama.

Dari kiri ke kanan, contoh TKK Pramuka Penegak: TKK Qori tingkat Purwa, TKK Pengamat tingkat Madya, TKK PPPK tingkat Utama

Tiga tingkatan tersebut ialah:

  1. Purwa; merupakan tingkatan terendah dalam TKK, berbentuk lingkaran.
  2. Madya; merupakan tingkatan TKK tingkat menengah, berbentuk persegi.
  3. Utama; merupakan tingkatan tertinggi TKK, berbentuk segi lima.

Yang membedakan TKK antar golongan peserta didik ialah warna tepian TKK yang berbeda.

  • Tingkat Pramuka Siaga berwarna hijau dan hanya memiliki satu bentuk yaitu segitiga
  • Tingkat Pramuka Penggalang berwarna merah
  • Tingkat Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega berwarna kuning

Beberapa TKK juga menjadi salah satu persyaratan yang harus dipenuhi seorang peserta didik yang akan melanjutkan ke tingkatan Pramuka Garuda sebagai tingkatan tertinggi dalam golongannya.

TANDA KECAKAPAN UMUM

Tanda Kecakapan Umum


Salam Pramuka !!!


TKU (Tanda Kecakapan Umum) adalah bagian dari sistem tanda kecakapan dalam Gerakan Pramuka di samping TKK (Tanda Kecakapan Khusus).

Tanda Kecakapan Umum diberikan setelah seorang anggota Gerakan Pramuka menyelesaikan Syarat-syarat Kecakapan Umum (SKU) dalam tingkatannya masing-masing.

Tanda Kecakapan Umum hanya berlaku bagi anggota Pramuka Siaga, Pramuka Penggalang, Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega. TKU tidak berlaku bagi seperti Pembina, Andalan dan anggota dewasa lainnya.

Bentuk, tingkatan dan pemakaian

Pramuka Siaga

  • Berbentuk Jajar Genjang miring berwarna dasar hijau dengan gambar "bunga kelapa" berwarna putih.
  • TKU Pramuka Siaga terdiri atas: TKU Siaga mula (satu susun), TKU Siaga bantu (dua susun) dan TKU Siaga tata (tiga susun).
  • TKU Pramuka Siaga dikenakan di lengan baju sebelah kiri.

Pramuka Penggalang

  • Berbentuk seperti huruf "V" berwarna dasar merah dengan gambar "bunga kelapa bertangkai tiga" berwarna putih.
  • TKU Pramuka Penggalang terdiri atas: TKU Penggalang Ramu (satu susun), TKU Penggalang Rakit (dua susun) dan TKU Penggalang Terap (tiga susun).
  • TKU Pramuka Penggalang dikenakan di lengan baju sebelah kiri.

Pramuka Penegak

  • Berbentuk trapesium berwarna dasar hijau dengan gambar bintang, sepasang tunas kelapa dan tulisan "Bantara" atau "Laksana" berwarna kuning.
  • TKU Pramuka Penegak terdiri atas TKU Penegak Bantara (bertuliskan "BANTARA" di bagian bawah tunas kelapa) dan TKU Penegak Laksana (bertuliskan "LAKSANA" di bagian bawah tunas kelapa).
  • TKU Pramuka Penegak dikenakan di masing-masing bahu baju seragam pramuka (pundak).

Pramuka Pandega

  • Berbentuk trapesium berwarna dasar hijau dengan gambar bintang, sepasang tunas kelapa dan tulisan "Pandega" berwarna coklat.
  • Tingkatannya hanya satu tingkatan.
  • TKU Pramuka Pandega dikenakan di masing-masing bahu baju seragam pramuka (pundak).

PENGORGANISASIAN PASUKAN PENGGALANG

Pengorganisasian Pasukan Penggalang

Pengorganisasian Pasukan Penggalang

Pasukan merupakan satuan yang diperuntukan bagi peserta didik berusia 11 s/d 15 tahun yang disebut golongan pramuka Penggalang

Pembentukan pasukan penggalang bertujuan untuk memudahkan penghimpunan, pengelolaan dan pengarahan peserta didik dalam pelaksanaan kegiatan pramuka Penggalang dalam mencapai tujuannya.


Pasukan Penggalang

1) Pasukan terdiri atas paling banyak 40 orang Pramuka Penggalang

2) Pasukan Penggalang dibagi dalam satuan-satuan kecil yang dinamakan ‘regu’ yang masig-masing terdiri atas 5 sampai dengan 10 orang Pramuka Penggalang.

3) Pembentukan regu dilakukan oleh para Pramuka Penggalang sendiri, dan bila diperlukan dapat dibantu oleh Pembina dan Pembantu Pembina Pramuka Penggalang.

4) Tiap regu memakai nama yang dipilih sendiri, yaitu untuk regu putera digunakan nama hewan, dan regu puteri nama tumbuh-tumbuhan atau bunga.

5) Tiap regu ditandai dengan bendera regu bergambar yang sesuai dengan nama-nama regu.


Pembina Penggalang

a. Pasukan dipimpin oleh seorang Pembina Penggalang yang berusia sedikitnya 23 tahun, dibantu oleh tiga orang Pembantu Pembina Penggalang yang berusia sedikitnya 21 tahun.

b. Pembina dan Pembantu Pembina Penggalang Putera harus dijabat oleh pria, sedangkan Pembina dan Pembantu Pembina Penggalang Puteri harus dijabat oleh wanita.


Pimpinan Regu
1. Regu dipimpin secara bergilir oleh seorang Pemimpin yang dipilih oleh dan dari para anggota regu.

2. Untuk membantu Pemimpin Regu ditunjuk Wakil Pemimpin Regu dari para anggota regu.

Oleh dan dari para pemimpin Regu dipilih seorang untuk melaksanakan tugas ditingkat pasukan yang disebut Pemimpin Regu Utama, dipanggil Pratama.

3. Untuk pendidikan kepemimpinan para Pramuka Penggalang, diadakan Dewan Pasukan Penggalang, disingkat Dewan Penggalang, yang terdiri atas para Pemimpin Regu, Wakil Pemimpin Regu, Pemimpin Regu Utama dan Pembina Penggalang dan para pembantunya.


Dewan Penggalang

1) Dewan Penggalang mengadakan rapat sebulan sekali.

2) Ketua Dewan Penggalang adalah Pratama, sedangkan jabatan Penulis dan Bendahara Dewan Penggalang dipegang secara bergilir oleh para anggota Dewan Penggalang.

3) Dewan Penggalang bertugas mengurus dan mengatur kegiatan-kegiatan Pasukan Penggalang.

4) Dalam Rapat Dewan Penggalang, Pembina dan Pembantunya bertindak sebagai penasehat, pengarah, pembimbing, serta mempunyai hak mengambil keputusan terakhir.


Dewan Kehormatan

Untuk membina kepemimpinan dan rasa tanggung jawab para Pramuka Penggalang, diadakan Dewan Kehormatan Pasukan Penggalang, yang terdiri atas para Pemimpin Regu, Wakil Pemimpin Regu, Pemimpin Regu Utama dan Pembina Penggalang dan para pembantu Pembina.

1. Dewan Kehormatan Penggalang bersidang dalam hal terjadi peristiwa yang menyangkut tugas Dewan Kehormatan Penggalang.

2. Hasil keputusan sidang dilaporkan kepada Pembina Gugusdepan.

3. Ketua dan Wakil Ketua Dewan Kehormatan Penggalang adalah Pembina Penggalang dan Pembantunya, sedang Sekretaris Dewan adalah alah seorang Pemimpin Regu.

- Dewan Kehormatan Penggalang berkewajiban untuk menentukan:

- pelantikan, pemberian TKK, tanda penghargaan dan lain-lain kepada Pramuka Penggalang yang berjasa dan berprestasi.

1. pelantikan Pemimpin dan Wakil Pemimpin Regu serta Pratama.

2.tindakan terhadap pelanggaran kode kehormatan

3. rehabilitasi anggota Pasukan Penggalang.


Hubungan Pembina dan Peserta Didik di Pasukan Penggalang adalah seperti hubungan Kakak dengan adiknya. Karena itu para Pembina sehari-hari dipangil Kakak atau disingkat Kak.

ARTI LAMBANG WOSM DAN WAGGGS

Image

ARTI LAMBANG WOSM ( The World Organization of the Movement )

  1. Kompas : Melambangkan suatu peringatan bagi Pandu/ Pramuka agar selalu berbuat kebenaran dan dapat dipercaya seperti fungsi kompas, serta tetap menjaga cita-citanya dan perannya sebagai penunjuk jalan.
  2. Treefoil / Bunga dengan Tiga Ujung : Melambangkan tiga janji Pandu / Scout Promise
  3. Dua Bintang : melambangkan anggota Pandu/ Pramuka berupaya untuk dapat memberi penerangan dan menolong dalam kebenaran dan pengetahuan.
  4. Tali melingkar dengan ujung membentuk simpul mati : melambangkan bahwa sesama Pandu/ Pramuka mengadakan hubungan persahabatan dan persaudaraan antar Pramuka di seluruh dunia.
  5. Warna : Putih melambangkan jiwa yang berhati suci, sedangkan warna dasar ungu melambngkan bahwa Pandu/ Pramuka memiliki ketrampilan kepemimpinan dan suka menolong orang lain.

Image

ARTI LAMBANG WAGGGS ( The World Association of Girl Guide and Girl Scout )

  1. Simbol berwarna emas dengan latar belakang biru cemerlang, melambangkam matahari yang menyinari anak di dunia.
  2. Tiga daun melambngkan tiga Janji Pandu/ Pramuka Puteri.
  3. Tangkai berbentuk melingkar melambangkan cinta kemanusiaan.
  4. Jarum kompas, melambangkan selalu mentaati janji dan ketentuan moral.
  5. Motto WAGGGS adalah ‘ Sedia ‘ / ‘ Be Prepare ‘

Catatan : Bahwa sejak tahun 2001, Gerakan Pramuka sudah tidak lagi menjadi anggota WAGGGS, dengan demikian tanda tersebut tidak dipergunakan lagi.

Dalam tali temali kita sering mencampuradukkan antara tali, simpul dan ikatan. Hal ini sebenarnya berbeda sama sekali. Tali adalah bendanya. Simpul adalah hubungan antara tali dengan tali. Ikatan adalah hubungan antara tali dengan benda lainnya, misal kayu, balok, bambu dan sebagainya.

Macam simpul dan kegunaannya

1. Simpul ujung tali

Gunanya agar tali pintalan pada ujung tali tidak mudah lepas

2. Simpul mati

Gunanya untuk menyambung 2 utas tali yang sama besar dan tidak licin

3. Simpul anyam

Gunanya untuk menyambung 2 utas tali yang tidak sama besarnya dan dalam keadaan kering

4. Simpul anyam berganda

Gunanya untuk menyambung 2 utas tali yang tidak sama besarnya dan dalam keadaan basah

5. Simpul erat

Gunanya untuk memendekkan tali tanpa pemotongan

6. Simpul kembar

Gunanya untuk menyambung 2 utas tali yang sama besarnya dan dalam keadaan licin

7. Simpul kursi

Gunanya untuk mengangkat atau menurunkan benda atau orang pingsan

8. Simpul penarik

Gunanya untuk menarik benda yang cukup besar

9. Simpul laso

Untuk gambar macam-macam simpul dapat dilihat di bawah ini

Image

Image

Macam Ikatan dan Kegunaannya

1. Ikatan pangkal

Gunanya untuk mengikatkan tali pada kayu atau tiang, akan tetapi ikatan pangkal ini dapat juga

digunakan untuk memulai suatu ikatan.

2. Ikatan tiang

Gunanya untuk mengikat sesuatu sehingga yang diikat masih dapat bergerak leluasa misalnya

untuk mengikat leher binatang supaya tidak tercekik.

3. Ikatan jangkar

Gunanya untuk mengikat jangkar atau benda lainnya yang berbentuk ring.

4. Ikatan tambat

Gunanya untuk menambatkan tali pada sesuatu tiang/kayu dengan erat, akan tetapi mudah untuk melepaskannya kembali. Ikatan tambat ini juga dipergunakan untuk menyeret balik dan bahkan ada juga dipergunakan untuk memulai suatu ikatan.

5. Ikatan tarik

Gunanya untuk menambatkan tali pengikat binatang pada suatu tiang, kemudian mudah untuk

membukanya kembali. Dapat juga untuk turun ke jurang atau pohon.

6. Ikatan turki

Gunanya untuk mengikat sapu lidi setangan leher

7. Ikatan palang

8. Ikatan canggah

9. Ikatan silang

10. Ikatan khaki tiga

Untuk gambar macam-macam ikatan dapat dilihat di bawah ini.

Image

Image

Peta Pita


ImageTujuan pembuatan peta pita ini adalah untuk menggambarkan keadaan perjalanan yang telah dilakukan dari suatu tempat ke tempat lainnya.

Peralatan yang dipersiapkan dalam pembuatan peta pita ini adalah :

1. Pensil Teknik 2B

2. Penggaris panjang

3. Kertas pita peta

4. Kompas bidik

5. Meja kerja

Hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan peta pita :

1. Penentuan Skala

Hal ini erat kaitannya dengan jarak yang akan ditempuh selama melakukan perjalanan dengan kertas yang ada.

2. Pembuatan Keterangan

Keterangan yang dimaksud adalah apa-apa yang dilihat selama melakukan perjalanan baik yang ada disebelah kiri maupun yang ada di sebelah kanan, yang perlu diperhatikan adalah tanda-tanda berupa bangunan-bangunan penting atau suatu daerah yang mencolok dan merupakan sesuatu yang mudah dilihat dan diperhatikan. Keterangan dituliskan dalam bentuk gambar peta dan tulisan.

3. Penulisan Arah Utara, Jarak, dan Waktu

Arah utara digambarkan sesuai dengan arah utara kompas. Jarak dituliskan berdasarkan ukuran yang ada dengan skala yang sudah ditentukan. Untuk waktu bisa dilihat dengan jam sesuai saat berangkat dan tiba di setiap belokan.

Untuk pembuatan peta pita, setiap pergantian arah perjalanan maka harus kita gambarkan, demikian seterusnya sampai daerah yang kita tuju. Gambar keterangan peta dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Untuk lebih jelasnya bisa diperhatikan contoh berikut

Image
Penggunaan Atribut Penggalang Putri


Penggunaan Tanda Umum/ Atribut pada Seragam Pramuka Penggalang Putri

Suatu hari orang tua peserta didik bertanya tentang cara pemasangan tanda atribut pada pakaian pramuka, karena putra-putrinya telah menginjak usia Penggalang dan akan membuatkan baju untuk mereka. Menjelaskan satu persatu tanda – tanda pada atribut di pakaian Pramuka, memang tidak efektif. Maka muncullah ide bikin gambarnya, seperti di bawah ini, tentu saja berdasarkan pada PP tentang tanda umum gerakan pramuka. Semoga bermanfaat.

( Tanda lokasi/ wilayah, satuan dan badge daerah sekedar contoh, diambil dalam satu wilayah ).

Image
Tanda Jabatan Pemimpin bagi Peserta Didik


Image

Tanda Pemimpin Barung (Utama) dan Wakilnya :

a. Tanda Pemimpin Barung Utama, Pemimpin Barung dan Wakilnya dibuat dari kain, berbentuk “Janur” (daun kelapa) berwarna hijau, tiap janur berukuran panjang 5 cm lebar 0,7 cm dan jarak tiap janur 0,5 cm.

b. Pemimpin Barung Utama memakai tiga helai janur hijau.

c. Pemimpin Barung memakai dua helai janur hijau.

d. Wakil Pemimpin Barung memakai satu helai janur hijau.

Tanda Pemimpin Regu (Utama) dan Wakilnya :

a. Tanda Pemimpin Regu Utama (Pratama) Pemimpin Regu dan Wakilnya sama dengan di atas, dengan janur berwarna Merah

b. Pemimpin Utama (Pratama) memakai tiga helai janur merah

Pemimpin Regu memakai dua helai janur merah.

Wakil Pemimpin Regu memakai satu helai janur merah.

Tanda Pemimpin Sangga (Utama) dan Wakilnya :

a. Tanda Pemimpin Sangga Utama, Pemimpin Sangga dan Wakilnya sama dengan di atas, dengan janur berwarna kuning.

b. Pemimpin Sangga Utama memakai tiga helai janur kuning.

Pemimpin Sangga memakai dua helai janur kuning.

Wakil Pemimpin Sangga memakai satu helai janur kuning.

Tanda Pemimpin Satuan Pandega (bila diperlukan) :

a. Bahan, bentuk dan ukuran sama di atas, dengan janur berwarna coklat tua.

b. Koordinator Pemimpin Satuan memakai tiga helai janur coklat tua.

Pemimpin Satuan memakai dua helai janur coklat tua.

Wakil Pemimpin Satuan memakai satu helai janur coklat tua.